Renungan menjelang sore

June 18, 2009 by idhahendriyani

Hari itu, ketika aku begitu jauh dariMu, aku masih mendengar derap langkahMu mendekatiku. Aku berlari karena enggan untuk memanggul beban ini, terlalu kecil untuk disebut sebagai salib. Aku menyembunyikan diri dariNya, aku berbicara denganNya apalagi mendengar suaraNya. Tapi Dia tak pernah putus asa. Dia gunakan cara lain untuk mendekatiku. Sungguh, Dia amat menyayangiku. Dia tak pernah memaksa aku untuk mendengarNya. Tiba-tiba datang seseorang yang mengajarkan aku kalimat sakti. Lakukan saja pekerjaanmu 100% dan berikan pada TUHAN apa yang menjadi bagianNya dan Dia sendiri yang akan menyempurnakan semuanya. Ya, simple bukan? Tapi saat ini begitu sulit untuk kulakukan. Egoku yang terlalu tinggi membuat aku seakan lebih pandai dari DiriNya. Maafkan aku…
Kalimat sakti itu tetap saja membuatku tak bergeming mempertahankan egoku. Hingga satu kali ada sosok anak kecil yang menyayat hatiku. Mengajariku arti ucapan syukur dan berbagi. Dia tak punya apa-apa tapi yang lemah dan tersingkir itu memberikan makna besar bagiku. Aku malu…
Tuhan, ini aku. Kuberikan padaMU semua yang ada padaKu sebab memang sudah seharusnya begitu. Di dalam kuasa tanganMu semuanya begitu indah dan sempurna. BagiMulah segala kemuliaan…

Katarak

June 18, 2009 by idhahendriyani

Katarak senilis adalah katarak yang banyak dijumpai pada orang tua, umur 45 tahun ke atas. Mekanisme terjadinya katarak sangat kompleks. Mulai dari degenerasi lensa mata, proses glikosilasi antara molekul protein yang ada di lensa dan molekul gula, tingginya kadar gula di cairan lensa mata, sampai dengan banyaknya radikal bebas di mata. Satu-satunya pengobatan katarak adalah dengan operasi penggantian lensa. Namun, sekarang telah ditemukan beberapa obat yang mampu menghambat proses terjadinya pengeruhan lensa. Obat ini berupa tetes mata. Meskipun tidak menjamin kesembuhan total namun selama tidak mengganggu penglihatan, tidak perlu dilakukan operasi. Dengan demikian, dapat dikatakan obat tersebut dapat meminimalkan operasi katarak. Selagi muda, sering-seringlah mengkonsumsi antioksidan yang bagus untuk mata seperti lutein, zeaxanthin, vitamin C, dll. Selain itu, jagalah mata agar tidak terlalu sering terpapar dengan ultraviolet maupun asap rokok. Katarak adalah proses degeneratif pada mata yang hampir sebagian besar orang tua mengalaminya dan tak jarang mengakibatkan kebutaan.

katarak

June 18, 2009 by idhahendriyani

Katarak senilis adalah katarak yang banyak dijumpai pada orang tua, umur 45 tahun ke atas. Mekanisme terjadinya katarak sangat kompleks. Mulai dari degenerasi lensa mata, proses glikosilasi antara molekul protein yang ada di lensa dan molekul gula, tingginya kadar gula di cairan lensa mata, sampai dengan banyaknya radikal bebas di mata. Satu-satunya pengobatan katarak adalah dengan operasi penggantian lensa. Namun, sekarang telah ditemukan beberapa obat yang mampu menghambat proses terjadinya pengeruhan lensa. Obat ini berupa tetes mata. Meskipun tidak menjamin kesembuhan total namun selama tidak mengganggu penglihatan, tidak perlu dilakukan operasi. Dengan demikian, dapat dikatakan obat tersebut dapat meminimalkan operasi katarak. Selagi muda, sering-seringlah mengkonsumsi antioksidan yang bagus untuk mata seperti lutein, zeaxanthin, vitamin C, dll. Selain itu, jagalah mata agar tidak terlalu sering terpapar dengan ultraviolet maupun asap rokok. Katarak adalah proses degeneratif pada mata yang hampir sebagian besar orang tua mengalaminya dan tak jarang mengakibatkan kebutaan.

katarak

June 18, 2009 by idhahendriyani

Katarak senilis adalah katarak yang banyak dijumpai pada orang tua, umur 45 tahun ke atas. Mekanisme terjadinya katarak sangat kompleks. Mulai dari degenerasi lensa mata, proses glikosilasi antara molekul protein yang ada di lensa dan molekul gula, tingginya kadar gula di cairan lensa mata, sampai dengan banyaknya radikal bebas di mata. Satu-satunya pengobatan katarak adalah dengan operasi penggantian lensa. Namun, sekarang telah ditemukan beberapa obat yang mampu menghambat proses terjadinya pengeruhan lensa. Obat ini berupa tetes mata. Meskipun tidak menjamin kesembuhan total namun selama tidak mengganggu penglihatan, tidak perlu dilakukan operasi. Dengan demikian, dapat dikatakan obat tersebut dapat meminimalkan operasi katarak. Selagi muda, sering-seringlah mengkonsumsi antioksidan yang bagus untuk mata seperti lutein, zeaxanthin, vitamin C, dll. Selain itu, jagalah mata agar tidak terlalu sering terpapar dengan ultraviolet maupun asap rokok. Katarak adalah proses degeneratif pada mata yang hampir sebagian besar orang tua mengalaminya dan tak jarang mengakibatkan kebutaan.

katarak

June 18, 2009 by idhahendriyani

Katarak senilis adalah katarak yang banyak dijumpai pada orang tua, umur 45 tahun ke atas. Mekanisme terjadinya katarak sangat kompleks. Mulai dari degenerasi lensa mata, proses glikosilasi antara molekul protein yang ada di lensa dan molekul gula, tingginya kadar gula di cairan lensa mata, sampai dengan banyaknya radikal bebas di mata. Satu-satunya pengobatan katarak adalah dengan operasi penggantian lensa. Namun, sekarang telah ditemukan beberapa obat yang mampu menghambat proses terjadinya pengeruhan lensa. Obat ini berupa tetes mata. Meskipun tidak menjamin kesembuhan total namun selama tidak mengganggu penglihatan, tidak perlu dilakukan operasi. Dengan demikian, dapat dikatakan obat tersebut dapat meminimalkan operasi katarak. Selagi muda, sering-seringlah mengkonsumsi antioksidan yang bagus untuk mata seperti lutein, zeaxanthin, vitamin C, dll. Selain itu, jagalah mata agar tidak terlalu sering terpapar dengan ultraviolet maupun asap rokok. Katarak adalah proses degeneratif pada mata yang hampir sebagian besar orang tua mengalaminya dan tak jarang mengakibatkan kebutaan.

katarak

June 18, 2009 by idhahendriyani

Katarak senilis adalah katarak yang banyak dijumpai pada orang tua, umur 45 tahun ke atas. Mekanisme terjadinya katarak sangat kompleks. Mulai dari degenerasi lensa mata, proses glikosilasi antara molekul protein yang ada di lensa dan molekul gula, tingginya kadar gula di cairan lensa mata, sampai dengan banyaknya radikal bebas di mata. Satu-satunya pengobatan katarak adalah dengan operasi penggantian lensa. Namun, sekarang telah ditemukan beberapa obat yang mampu menghambat proses terjadinya pengeruhan lensa. Obat ini berupa tetes mata. Meskipun tidak menjamin kesembuhan total namun selama tidak mengganggu penglihatan, tidak perlu dilakukan operasi. Dengan demikian, dapat dikatakan obat tersebut dapat meminimalkan operasi katarak. Selagi muda, sering-seringlah mengkonsumsi antioksidan yang bagus untuk mata seperti lutein, zeaxanthin, vitamin C, dll. Selain itu, jagalah mata agar tidak terlalu sering terpapar dengan ultraviolet maupun asap rokok. Katarak adalah proses degeneratif pada mata yang hampir sebagian besar orang tua mengalaminya dan tak jarang mengakibatkan kebutaan.

kisah yang terulang lagi

May 13, 2009 by idhahendriyani

Ini sudah 2 minggu aku kerja. Rasanya ada yang aneh. Kenapa setiap kali aku kerja selalu saja di bagian yang baru? Apa memang aku ini ditakdirkan Tuhan untuk selalu jadi lichenes ya? Bersyukur? Ya… Karena berarti ada satu hal lagi yang Tuhan percayakan padaku untuk kukembangkan. Aku percaya kalau sebelum aku dipercaya untuk sesuatu aku pasti sudah diajari dan dilengkapi dengan segala sesuatunya yang melayakkan aku mendapatkan itu. Khawatir? Ya… Aku sedang belajar untuk mempercepat kemampuan adaptasiku. Beruntung aku punya sifat sedikit periang dan selalu tersenyum meskipun ada masalah. Itu sangat membantuku untuk tampak enjoy dalam segala kondisi dan tempat.
Satu hari seorang pamanku bilang dan ternyata itu adalah nasehat terakhirnya sebelum beliau meninggal, katanya hidup itu adalah tantangan dan semakin dijalani yang terjadi ya yang itu2 saja. Sampai saat ini aku belum tau apa yang Beliau maksud dengan kata itu-itu saja? Feelingku mengatakan itu pasti kunci kehidupan. Kita tidak akan pernah siap menjadi sesuatu tanpa belajar melalui sebuah proses yang bernama kehidupan nyata. Kukatakan pada diriku sendiri, let’s check it out!

pilih obat atau suplemen atau obat herbal (natural helath food)?

May 13, 2009 by idhahendriyani

Obat bisa bersifat sintetik maupun alami. Sealami apapun, selain jamu, pasti diproses secara kimia dan mendapat tambahan bahan kimia seperti pemanis, pengawet, pewarna, dsb. Sekarang ini banyak digembar gemborkan “back to nature” atau bisa dibilang herbal. Sekarang Tolak Angin sangat merajai pasaran. Tapi pertanyaannya, sehebat apakah obat herbal tersebut? Bukankah sesuatu yang berbau alami hanya berfunsi sebagai terapi suportif? Tidak bisa itu digunakan untuk terapi utama. Bahkan bisa dikatakan obat herbal itu berfungsi untuk pencegahan.
Dibandingkan dengan obat kimia, pangsa pasar obat herbal belum sebanyak obat kimia. Namun berdasarkan majalah Swa, pernah diungkapkan bahwa obat herbal sudah ada yang menjadi top of mind masyarakat awam. Meskipun juga ada yang salah mengkategorikan Komix sebagai obat herbal hanya karena ada rasa jeruk nipisnya. Ini menunjukkan masih adanya kerancuan dalam persepsi masyarakat itu sendiri mengenai definisi obat herbal dan fungsi farmakologisnya.
Seberapa sadarkah masyarakat awam terhadap fungsi obat herbal? Seberapa sadarkah kita untuk memilih lebih baik mencegah daripada mengobati? Harapan apa yang kita ingin sampaikan kepada praktisi kesehatan, utamanya tim riset perusahaan farmasi mengenai penemuan obat baru mereka?
Terus terang saja sebagai orang yang sedikit tahu tentang obat, saya lebih memilih untu meminimalkan penggunaan obat dan menggunakan suplemen ketika merasa bahwa kondisi saya sedang drop. Saya pernah terkejut mendengar cerita tentang anak teman kerja saya yang masih kecil tapi sudah ga mempan dikasi amoksisilin. Bayangkan kalau 5 tahun lagi, jangan2 untuk flu biasa saja sudah menggunakan moxifloxacin yang sekarang masih paten (Avelox).

I am a pharmacist

May 11, 2009 by idhahendriyani

Sekarang satu zat aktif bisa dibuat menjadi begitu banyak merek oleh perusahaan farmasi. Mulai dari yang bersaing harga sampai dengan iklan di televisi atau below the line. Obat terasa sperti kebutuhan consumer layaknya makanan cemilan. Konsumen tidak pernah tahu apa yang terdapat di dalamnya dan bagaimana memilih yang terbaik untuk dirinya. Sebagai konsumen, apa yang kita harapkan dari pabrik farmasi?
Obat seperti apa yang kita inginkan? Benarkan faktor harga merupakan prioritas pertama konsumen dalam mennetukan pilihan obatnya?

ketika ada begitu banyak pilihan suplemen entioksidan

May 11, 2009 by idhahendriyani

Belum habis orang dijejali dengan fungsi meniran (Phyllantus niruri) dilanjutkan dengan green tea sekarang orang beralih pada echinaceae? Sebetulnya mana sih yang lebih baik? Dan apakah kita benar2 membutuhkannya?